Pada sisi lain, transparasi politik era sekarang suatu keharusan. Perlu keterbukaan yang memuat nilai tanggung jawab. Hal tersebut mestinya harus dilakukan oleh anggota dewan dan pemerintah, agar rakyat tahu kemana saja uang rakyat dipergunakan, walau tentu tidak semua hal harus transparan.
Kenapa kebijakan politik perlu transparansi dan akuntabilitas, supaya ada saling percaya timbal balik antara rakyat dan DPR yang mewakili rakyatnya. Prinsip nilai moral dari transparansi adalah menghadirkan kepercayaan timbal balik antara pemerintah, DPR dan rakyat. Rakyat berhak mendapatkan informasi yang akurat, valid dan faktual. Sehingga timbul sifat saling percaya dan saling mendukung.
Dalam Islam, transparansi bisa dimaknai kejujuran yang bersifat kolektif. Kejujuran dalam mengelola kepentingan publik. Lebih khusus, transparansi pengelolaan dana, terutama dana umat, sangat dianjurkan agar setiap rencana dan pengelolaannya tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keterbukaan. Kejujuran mengantar kita ke surga. (*)
