Menurut Recky, Head Barista Tree Cafe, langkah tersebut memang disengaja untuk menjaga kenyamanan pengunjung.
“Kami ingin memberikan suasana nongkrong yang akrab dan nyaman. Kalau ada musik, justru bisa mengganggu karena tidak semua orang suka. Itulah alasan kami memilih konsep cafe tanpa musik,” jelasnya, Rabu (10/9/2025).
Konsep tenang tanpa musik ini terbukti diminati. Banyak karyawan memanfaatkan jam istirahat sekitar pukul 10.00 untuk mampir sekadar menyeruput kopi, sementara mahasiswa kerap menghabiskan waktu mengerjakan tugas dengan suasana yang lebih fokus.
Selain kopi, Tree Cafe juga menyediakan aneka snack ringan seperti donat. Uniknya, pengunjung diperbolehkan membawa makanan berat dari luar.
“Kami ingin customer betah, tidak perlu keluar lagi kalau lapar. Jadi bisa bawa makanan sendiri, yang penting tetap bisa menikmati kopi di sini," tuturnya.
