"Trendline itu kalau diartikan adalah garis lurus. Biasanya digunakan dalam metode trading untuk menentukan garis support dan resistance," jelas Sahir.
Trendline Coffee menawarkan suasana yang nyaman untuk nongkrong maupun bekerja. Tersedia area indoor ber-AC, colokan listrik di setiap meja, WiFi kencang, serta area diskusi yang bisa digunakan untuk komunitas dan kelas edukasi.
Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kopi susu kekinian, manual brew, hingga makanan ringan dan makanan berat dengan harga yang ramah di kantong anak muda, mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribuan.
Sejumlah pengunjung yang hadir saat grand opening mengaku tertarik dengan konsep yang diusung Trendline Coffee.
"Baru di Kendari ada kafe yang konsepnya begini. Nongkrong dapat, belajar trading juga dapat. Cocok buat anak muda yang mau produktif," ujar seorang pengunjung, Andi (23), mahasiswa di Kendari.
