WASHINGTON, TELISIK.ID  — Suasana politik dunia mendadak memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Israel untuk segera menghentikan pengeboman di Gaza.

Seruan itu disampaikan beberapa jam setelah Hamas menyatakan kesediaan prinsip untuk membebaskan para sandera Israel dalam kerangka kesepakatan yang diajukan Washington.

Dalam pernyataannya pada Jumat (3/10/2025), Trump memberi tenggat waktu hingga Minggu (5/10/2025) pukul 18.00 waktu setempat bagi Hamas untuk menerima “rencana 20 poin” yang ia usulkan sebagai jalan keluar dari konflik panjang di Gaza.

Baca Juga: Darurat di Sudan Barat, 73 Balita dan 22 Lansia Tewas Kelaparan di Kamp Pengungsi

“Jika Hamas tidak menerima rencana ini, segala neraka akan melanda mereka,” tegas Trump dalam pernyataan yang dikutip sejumlah media AS.