KENDARI, TELISIK.ID - Selama bulan Maret 2020, tujuh kapal asing yang mayoritas berasal dari negeri Cina sandar di beberapa pelabuhan di Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini mendapat pantauan khusus oleh pihak Imigrasi Kelas I TPI Kendari.
Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian, Muhammad Keti, menuturkan, kapal asing tersebut membawa bahan bangunan untuk perusahaan tambang yang sedang membangun smelter dan telah mendapat perlakuan khusus oleh pihak yang berwenang.
"Pemeriksaan ketat kita lakukan bersama instansi lain, seperti Bea Cukai dan Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP). Jadi sebelum pihak imigrasi dan Bea Cukai memeriksa, terlebih dahulu pihak KKP yang memeriksa kondisi kesehatan kru kapal untuk memastikan mereka steril dari segala macam penyakit," jelas Muhammad Keti, Rabu (1/4/2020).
Tujuh Kapal Asing tersebut bersandar di semua pelabuhan yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kendari yakni 8 kabupaten dan 1 kota.
"Jadi pelabuhan yang ada di wiliyah kerja Kantor Imigrasi Kendari ada 8 kabupaten dan 1 kota yaitu Bombana Daratan, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Kolaka, Konawe, Konawe utara, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan , dan Kota Kendari," tambahnya.
