“Namun, saat tiba di dekat SMPN 13, saya melihat para siswa dan rekan yang lain sudah berhamburan karena dikejar oleh warga yang hendak membubarkan tawuran,” kata Tantram.

Ketika Tantram hendak melarikan diri, pasukan Samapta Polresta Kendari juga tiba di lokasi hingga dia dan dua rekannya diamankan lalu dibawa ke Mapolsek Mandonga.

Febri, siswa SMPN 17, ikut diamankan bersama tiga rekannya. Dia menuturkan, bersama tiga rekannya menerima informasi bahwa SMPN 13 hendak diserang oleh para siswa dari SMPN 8.

Baca Juga: Ini Lokasi dan Jadwal Pelayanan Pembayaran PBB Keliling di 11 Kecamatan Kota Kendari

Febri bersama tiga rekannya hendak membantu siswa SMPN 13. Menurutnya, sebelumnya terjadi pertikaian antara siswa SMPN 8 dan SMPN 13 pada pekan lalu. Saat kejadian polisi mengamankan tiga siswa dan dilakukan pembinaan.