Sementara itu, satu remaja bertato yang turut diamankan, mengaku ikut bergabung karena ingin membantu adik kelasnya menyerang siswa SMPN 13. Menurut pengakuannya, dia sebelumnya bersekolah di SMPN 8 tapi dikeluarkan.

Selain tujuh siswa dan satu remaja bertato, polisi juga mengamankan empat unit kendaraan roda dua. Namun, tujuh siswa itu hanya dilakukan pembinaan dan juga memanggil orangtua serta para guru dari masing-masing sekolah. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Mustaqim