Arfiah salah satu penjual makanan khas tersebut menjelaskan, bahan dasar pembuat Tuli-tuli hanya ubi kayu parut kering (Kaopi), garam, bawang merah, air panas secukupnya serta minyak goreng.

"Cara membuatnya cukup Kaopi tersebut disangrai, lalu dicampur bawang merah dan garam  baru kemudian disiramkan air panas secukupnya terus diaduk sampai bisa dibentuk seperti angka 8, lanjut kemudian adonan yang sudah berbentuk 8 tersebut kemudian digoreng," jelas Arfiah Minggu (11/10/2020).

Arfiah juga menerangkan, Tuli-tuli sangat disukai oleh warga Buton atau pun di luar Buton dan biasa dijadikan sebagai oleh-oleh.

"Selain menjadi camilan warga setempat, biasa juga banyak orang yang membeli Tuli-tuli untuk dijadikan oleh-oleh," katanya. (B)

Reporter: Iradat Kurniawan