Kata Jeri, persoalan sampah tidak akan bisa dituntaskan dengan satu pihak saja, semua pihak harus bersinergi menangi sampah. Sebagai masyarakat sekitar, ia berharap ada regulasi dan sosialisasi yang baik dan jelas mengenai wilayah pembuangan sampah, karena jalanan bukan untuk tempat sampah.
"Semoga ada tindak lanjut dari kasus ini agar bisa terselesaikan dengan baik," harap Jeri.
Penanganan sampah sampai saat ini memang harus dilakukan secara gotong royong, masyarakat sekitar bisa memilah mana sampah organik, non organik dan plastik agar bisa lebih teratur. Tampak pula di pasar Ranomeeto banyak sampah sampah rumah tangga yang berserakan. Itu menjadi perhatian semua pihak, khususnya pemerintah desa setempat.
Baca Juga: Foto Humanis: Bersandar Hidup pada Sampah
"Saya sangat suka belanja di pasar Ranomeeto ini, saya jauh jauh dari Lepo-Lepo untuk belanja di sini, karena di sini sayurnya segar-segar, baru banyak kue-kue tradisional yang tidak saya temukan di pasar lain, hanya memang setiap saya ke sini tidak habis-habis saya lihat sampah selalu menumpuk, saya juga merasa terganggu dengan bau sampah ini," beber pengunjung pasar Ranomeeto, Fitri.
