Imran mengaku kesulitan untuk menegur orang-orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya di kawasan TPI. “Kita mau tegur juga, tapi takut nanti mereka marah. Jadi, ya kami diam saja,” kata Imran.
Imran mengungkapkan bahwa untuk mengurangi bau dan menjaga agar kawasan tempatnya berjualan tetap layak, dirinya terpaksa membersihkan sampah setiap pagi sebelum membuka lapaknya.
Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Banjir di Jalan Teratai Kendari
“Biasanya saya sekop sampahnya supaya ada tempat untuk menjual. Kadang saya tutup dengan terpal biar baunya tidak menyebar,” tambah Imran.
Meski sudah terpasang papan peringatan bertuliskan "Jangan Buang Sampah", kata Imran, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih terus terjadi. Sejak tumpukan sampah tersebut muncul, petugas kebersihan belum terlihat untuk menangani masalah ini.
