KENDARI, TELISIK.ID – Puluhan guru dari Aliansi Guru SMA/SMK/SLB Se-Sulawesi Tenggara (Sultra) mendatangi kantor DPRD Provinsi Sultra, Senin (30/12/2024).
Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi terkait keterlambatan pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) dan masalah sistem carry over (pending) yang telah berlangsung sejak 2019.
Para guru mengungkapkan, sejak 2019 hingga 2024, pembayaran sertifikasi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sultra sering mengalami keterlambatan.
Sistem carry over yang diterapkan menyebabkan pembayaran tertunda dan baru diterima pada bulan berikutnya.
Baca Juga: Prioritaskan Mutu Layanan, BPJS Kesehatan Pastikan Antrean Online Tetap Lancar
