Untuk jumlah rakaat salat tarawih seluruhnya, anda bisa memilih melaksanakannya delapan rakaat atau dua puluh rakaat. Jika jumlah yang anda pilih delapan rakaat dengan pelaksanaan dua rakaat, berarti 2, 2, 2, 2. Bagi yang menjalankan dua puluh rakaat menyesuaikan dengan jumlahnya.
Selain dua rakaat sekali salam seperti di atas, salat tarawih juga bisa dilakukan sekali salam dalam empat rakaat. Jika dilakukan empat rakaat, maka tasyahud hanya dilakukan pada rakaat ke empatnya dan tidak ada tasyahud awal. Sehingga hanya ada satu tasyahud dalam empat rakaat tersebut.
Jika anda memilih delapan rakaat dengan pelaksanaan empat rakaat, berarti 4 rakaat , 4 rakaat. Dengan demikian hanya ada dua salam. Hal lain, bacaan Al-Fatihah dan surat atau ayat-ayat pilihan semuanya dibaca jahar (keras).
Setelah salat tarawih, melaksanakan salat witir. Ada dua cara melaksanakan salat witir. Yang pertama adalah 3 rakaat, dengan hanya sekali duduk tasyahud yaitu pada rakaat ketiga. Anda juga bisa melakukan dua rakaat lalu salam, kemudian ditambah lagi satu rakaat. Yang pertama biasa lebih umum dilakukan.
Bagi yang mau malafalkan niat, kata tarawih pada bacaan tarawih diganti dengan wittiri, baik salat sendiri, salat jamaah sebagai makmum, ataupun sebagai imam. Untuk memperjelas begini lafal niat jika memilih yang tiga rakaat: "Usholli sunnatal-wittiri tsalasa roka-atin mustaqbilaa qiblati lillaahi ta'ala". Artinya: saya niat salat sunah witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
