JAKARTA, TELISIK.ID - Perjuangan panjang dosen untuk mendapatkan tunjangan kinerja (Tukin) sejak 2020 kembali menemui jalan buntu.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan tidak ada anggaran untuk tunjangan dosen pada tahun 2025. Keputusan ini memicu kekecewaan besar di kalangan dosen, yang sejak lama menuntut kejelasan hak mereka.
Plt Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, menjelaskan bahwa tidak ada anggaran tunjangan kinerja maupun tunjangan profesi dosen untuk tahun 2025.
"Jadi sekali lagi bapak-ibu sekalian, tidak ada anggarannya (tunjangan dosen) di tahun 2025 ini," ujar Togar dalam Taklimat Media di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Minggu (5/1/2025).
Togar menegaskan, salah satu penyebab ketiadaan anggaran adalah perubahan nomenklatur kementerian yang berkali-kali terjadi. Ia menyebut perubahan dari Kementerian Diktiristek, Dikbud, Dikbudristek, hingga kini menjadi Kemdiktisaintek menyulitkan penyusunan anggaran.
