Jenderal lapangan, Jaerumi mengatakan, datang ke DPRD membawa aspirasi masyarakat Bajo Sulawesi Tenggara, terhadap penembakan dua orang nelayan mengakibatkan 2 korban meninggal dunia.

"Kepada saudara kami orang Bajo, tepatnya di Desa Campedak yang mengakibatkan dua orang meninggal. Hari ini dengan harapan kami menyampaikan aspirasi kepada pihak DPRD selaku perwakilan kami, tapi tidak diterima, tidak ada yang peduli dengan nasib kami orang Bajo, kasian orang-orang tua kami," bebernya.

Saat menyampaikan aspirasi di DPRD Sulawesi Tenggara, bahkan memasuki ruangan tak ada anggota DPRD yang ditemui untuk menanggapi aspirasi yang disampaikan.

Baca Juga: Keren, Wardah Rutin Berikan Tips Make Up Menarik Melalui Beauty Class

Karena kecewa terhadap anggota DPRD Sulawesi Tenggara, massa membanting kursi dan meja yang ada di dalam ruangan. Massa juga meminta masyarakat Bajo menolak janji politik anggota DPR.