Meski mengalami kesulitan karena keterbatasan keuangan. "Karena pengiriman dari orang tua telat disebabkan melambatnya perekonomian di daerah," ungkap Ali mahasiswa Sultra di Yogyakarta.

Kata Ali, banyak mahasiswa Sultra di Yogyakarta yang sudah kesulitan bekal hidup. Pasalnya, kiriman uang dari orangtuanya juga berkurang karena pergerakan perekonomian yang melambat. "Itu pula yang membuat orang tua di kampung juga kesulitan untuk mengirimkan uang bulanan ke Yogyakarta," ungkapnya.

Bahkan, untuk mencukupi kebutuhan pokok di rumah saja mungkin sulit. Karenanya mahasiswa Sultra di Yogyakarta berharap ada perhatian untuk mahasiswa yang berada di asrama atau kos.

Lebih lagi, kata dia, mahasiswa yang ada di perantauan sangat mungkin sedang mengalami kondisi tersebut.

Baca juga: Pasien Sembuh COVID-19 di Sultra Bertambah 10 Orang, Postif Bertambah Dua