SURABAYA, TELISIK.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat, hingga saat ini ada 1.247 ekor ternak sapi di Kabupaten Gresik, Lamongan, Sidoarjo, dan Mojokerto terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, PMK merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100%.
"Namun yang perlu kita ketahui bersama, penyakit ini tidak menular ke manusia, melainkan menular ke sesama hewan saja,” jelasnya, aminggu (8/5/2022).
Mantan mensos ini mengatakan kepada para pemilik maupun peternak untuk mengisolasi serta mengkarantina seluruh hewan ternak yang terjangkit maupun masih sehat guna memberikan proteksi sehingga penularan pada wabah ini bisa dikendalikan mulai dari kecamatan.
Menurutnya, karantina bisa dilakukan mulai dari kecamatan atau desa yang memiliki kandang hewan ternak yang jaraknya berdekatan. Alasannya, penularan virus PMK ini bisa terjadi lewat udara atau Airbone yang mirip dengan COVID-19 sehingga langkah antisipatifnya bisa lebih mudah dan tidak meluas nantinya.
