Ia dan keluarganya melakukan upaya terbaik untuk melamar gadis itu dengan mengajukan mahar sebesar 2.200 dollar AS dan menawarkan tempat tinggal di satu ruang di rumahnya hingga situasi di Gaza membaik.

"Awalnya, ayah gadis itu masih mempertimbangkan jumlah mahar itu. Tetapi ketika ia mengetahui bahwa ayah saya mendapatkan uang itu dari pinjaman, ia kemudian marah," kata Mahmoud.

Ayah gadis pujaannya itu pun menolak lamaran Mahmoud dan memupuskan impian kedua pemuda tersebut.

Qandeel dan Mahmoud menjadi representasi dari penurunan angka pernikahan di Gaza.

Kepala Dewan Pengadilan Tinggi Gaza, Sheikh Hassan al-Jojo mengatakan, jumlah pernikahan telah menurun setidaknya 10 persen setiap tahun.