Pemilik uang berdalih tidak sengaja menggunakannya untuk membayar BBM, karena uang itu didapat dari perusahaan tempatnya bekerja.
"Alasan pemilik tidak sadar kalau uang itu palsu, dia baru menyadari saat kami menolak uang itu," jelas Ikhsan.
Sementara itu, Bendahara SPBU Puuwatu, Kiki, mengatakan penemuan uang palsu ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, ia baru menyadari adanya uang palsu saat uang tersebut sudah masuk pencatatan kas dan hendak disetorkan ke bank.
"Saat menghitung uang hasil setoran dari operator, ternyata ada uang palsu yang terselip. Tak jarang, justru petugas bank yang menemukannya tanpa saya ketahui sebelumnya," tutur Kiki.
Uang palsu yang ditemukan di SPBU ini, menurut Kiki, biasanya dimanfaatkan oleh pemilik uang palsu saat terjadi antrean padat kendaraan yang mengisi BBM.
