"ICA hanya menjelaskan, pihaknya menetapkan Not To Land ketika UAS tiba dari Batam. Karena ditetapkan NTL diminta untuk kembali Ke Batam. Rombonganya bertujuh," kata Suryopratomo saat dilansir Okezone.com.

Sebelumnya, Suryopratomo menjelaskan bahwa UAS dan rombongannya tergolong dalam kriteria orang yang tidak diizinkan masuk ke Singapura oleh ICA. Sebab, UAS dan rombongannya dianggap ICA tidak memenuhi kriteria atau persyaratan.

Baca Juga: Presiden Bakal Peringati Hari Lahir Pancasila di Ende, Sejumlah Fasilitas Disiapkan

Selain itu UAS mengungkapkan kekesalannya dengan perlakuan petugas Imigrasi Singapura terhadap dirinya.

Salah satunya saat petugas melarang UAS memberikan tas berisi keperluan bayi yang dibawanya kepada sang istri.