Baca juga: Al Quran sebagai Obat Pertama dan Utama Rukiah

Karena rakyat itu sebetulnya tidak bertindak kecuali pemimpin yang bertindak, jadi yang berhak melakukan tindakan semuanya adalah pemimpin yang di sebut Ulil Amri.

"Pemimpin inilah dulu ketika kita masih punya Sultan Abdul Hamid di Turki yang kekuasaan paling besar namanya Turki Usmani, ketika itu juga orang Perancis ini sudah buat drama opera di situ pelakonnya itu pelawak paling lucu dia sebagai Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam," ucap UAS.

Waktu itu, kata UAS, mereka tampilkan di Paris, kemudian berita itu sampai ke Sultan Abdul Hamid, yang kemudian Sultan mengirim surat ke pemimpin Eropa agar opera penghinaan itu dihentikan.

"Karena ini menghina Nabi kami, jika tidak diberhentikan opera penghinaan ini maka akan kami kirim bala tentara untuk menghentikan opera penghinaan Nabi kami. Karena takut dengan kepemimpinan Sultan Abdul Hamid, maka diakhirilah opera tersebut dan tidak dipertunjukkan lagi," ujar UAS.