Danau tersebut oleh masyarakat sekitar biasa disebut batu terbelah dengan bentuk yang unik dan di antaranya terdapat danau air payau.
Cerita yang berkembang di masyarakat, udang merah ini merupakan pasukan Kerajaan Buton yang mendapat kutukan. Namun ada juga cerita, bahwa dahulu ketika Raja Buton sedang melarikan diri sampai di Pantai Koguna, pasukannya kelaparan. Dengan kesaktian raja, udang-udang itu menjadi merah dan langsung dimakan.
Apapun cerita tersebut, warga sekitar menganggap udang merah tersebut dikeramatkan, sehingga tidak boleh diambil dan dibawa pulang apalagi dimakan. (C)
Reporter: Iradat Kurniawan
Editor: Haerani Hambali
