YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengadakan skrining COVlD-19 bagi tenaga kesehatan puskesmas dan komunitas di Kabupaten Sleman, DIY.

Kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Mlati II Sleman itu, menggunakan alat rapid tes (RDT) yang dibuat sendiri oleh UGM Yogyakarta. Alat rapid itu diberi nama Republik Indonesia Gajahmada Hepatika Airlangga (RI GHA).

Skrining atau deteksi cepat tersebut juga akan dilakukan di 25 Puskesmas dan 76 dusun serta nakes di Kabupaten Sleman serentak pada 22-23 Juni 2020 dengan target sebanyak 1.500 orang.

Dekan FKKMK UGM, Prof Ova Emilia, menjelaskan, alat RDT RI GHA yang berbasis antibodi tersebut, berhasil dibuat berkat kolaborasi UGM Yogyakarta dengan Universitas Airlangga dan Laboratorium Hepatika Mataram.

"Juga didukung oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Kementerian Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional," kata Ova Emilia, Kamis (18/6/2020).