"Semua tidak terlepas dari dukungan birokrasi terkhusus dosen-dosen kami di Teknik Mesin yg membimbing kami sehingga berhasil lulus dan magang ke Jepang. Semua itu tidak lepas dari doa orang tua," ujarnya.
Mahasiswa yang lain, Zulhan mengaku, kiat-kiat yang dilakukan hingga bisa berhasil lulus magang ke Jepang yaitu, nonton YouTube, bagaimana menjawab dengan tepat saat interview serta menghafal Jikoushokai (perkenalan diri) dalam bahasa Jepang.
"Semoga dengan magang ini bisa memantik mahasiswa khususnya mahasiswa teknik agar selalu mementingkan IPTEK untuk bisa bersaing di dunia pekerjaan ke depannya serta bisa menumbuhkan bibit-bibit unggul untuk Fakultas Teknik, universitas, dan negara kita," harapnya.
Untuk diketahui, 12 mahasiswa akan diberangkatkan magang ke Jepang pada bulan Januari 2022 mendatang. (A)
Reporter: Andi Irna Fitriani
