Diskusi yang berlangsung juga berkembang pada peluang perluasan kerja sama ke berbagai sektor dan wilayah di Sulawesi Tenggara.

Takdir berharap, kerja sama ini bisa jadi jembatan bagi UHO untuk meningkatkan kualitas Tridharma Perguruan Tinggi dengan standar internasional.

Berbagai rencana yang dibahas dalam kunjungan tersebut juga diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap melalui komunikasi intensif antara kedua belah pihak.

“Ke depan tentu akan ada pembahasan lebih rinci mengenai apa yang menjadi kebutuhan dan prioritas masing-masing pihak. UHO memiliki sejumlah potensi yang bisa ditawarkan, demikian pula La Rochelle. Karena itu, diskusi lanjutan sangat penting agar program yang dirancang benar-benar dapat berjalan,” katanya.

Sementara itu, Dosen Program Studi Sastra Prancis di Fakultas Ilmu Budaya UHO, I Subandrio sebagai juru bicara perwakilan La Roselle, mengatakan tujuan utama pihak La Rochelle mengunjungi Kota Kendari adalah untuk memonitor dan mengevaluasi proyek yang didanai oleh Prancis.