"Tidak harus menunggu setelah hari raya karena konsepnya juga sudah selesai ini," ungkapnya.
Abdul Mu’ti juga menekankan bahwa pelaksanaan UN akan berbeda dengan versi sebelumnya. Sistem evaluasi baru akan memperhatikan masukan dari berbagai pihak, termasuk kekhawatiran masyarakat terhadap pelaksanaan UN di masa lalu.
"Karena itu maka kami sudah mengkaji semua pengalaman sejarah itu termasuk kekhawatiran masyarakat dan nanti pada akhirnya kami akan memiliki ini saya buka saja ya, memiliki sistem evaluasi baru yang dia akan berbeda dengan sebelumnya," jelasnya.
Satuan Pendidikan Jadi Penyelenggara Utama
