Fatwa ini juga mengajak komunitas Muslim di Amerika Serikat untuk menekan pemerintahan Donald Trump agar menepati janji kampanyenya. Janji tersebut sebelumnya mengindikasikan upaya untuk menghentikan agresi dan membangun perdamaian permanen di kawasan Palestina.

“Menyerukan kepada semua negara Muslim untuk meninjau perjanjian damai mereka dengan Israel dan bagi umat Muslim di Amerika Serikat untuk menekan Presiden Donald Trump agar memenuhi janji kampanyenya untuk menghentikan agresi dan membangun perdamaian.”

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa janji tersebut belum terwujud. Laporan terbaru mengungkap bahwa Donald Trump justru memberikan izin atas dimulainya kembali serangan Israel di Gaza.

Serangan ini terjadi tak lama setelah masa kampanye berakhir dan ia kembali menjabat pada Januari. Sejak dilanjutkannya operasi militer, Israel disebut telah menewaskan lebih dari 1.200 warga Palestina dalam waktu singkat.

Angka ini menambah daftar panjang korban sejak awal konflik yang dimulai pada Oktober 2023. Total korban jiwa dari pihak Palestina dikabarkan telah melampaui 50.500 orang, termasuk banyak anak-anak dan perempuan.