Baca Juga: Sosok Ketiga, Film Horor yang Dilupakan
Film ini sendiri mengangkat premis unik tentang masyarakat pedalaman Sumatera Barat yang tinggal di tepi Danau Maninjau dan berusaha memperebutkan uang sebesar Rp 2 miliar tersebut demi kemaslahatan kampung. Di sisi lain, film ini juga menyajikan budaya Minang yang cukup kental dengan budayanya yang terkenal begitu islami.
Sepanjang film penonton akan disuguhkan dengan berbagai percakapan menggunakan bahasa Minang yang fasih dengan latar Danau Maninjau yang begitu memanjakan mata para penontonnya. Budaya Minang lain yang juga diangkat adalah keuletan masyarakat Minang dalam berdagang kain dan juga makanan-makanan khas Minang yang menggugah selera, seperti gulai ikan, rendang dan ketupat sayur yang membuat penonton menelan air liur.
Drama komedi keluarga yang begitu dalam juga diperlihatkan dalam film ini yang menjadikan film yang satu ini cocok ditonton bersama keluarga. Hal terbukti, saat pihak Telisik.id menonton film ini di bioskop, teradapat salah seorang ibu dengan dua anaknya yang menonton film ini. Ibu tersebut bernama Rosdiana.
“Sengaja nonton, lihat trailernya bagus jadi saya ajak anak-anak nonton,” tutur Rosdiana pada Telisik.id Senin (26/6/2023) kemarin.
