Agenda kemudian berlanjut dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Kendari dan UM Kendari. Dokumen tersebut ditandatangani Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Rektor UM Kendari Muhammad Nurdin.

Siska mengatakan perguruan tinggi memiliki peran dalam memberikan solusi terhadap persoalan pembangunan perkotaan. Menurutnya, kerja sama dengan UM Kendari perlu diarahkan pada kebutuhan yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah.

"Universitas diharapkan mampu memberikan solusi atas berbagai problem perkotaan. Oleh karena itu, kerja sama Pemerintah Kota Kendari dengan Universitas Muhammadiyah Kendari dapat diarahkan pada pemenuhan kebutuhan yang nyata," ujar Siska.

Kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan riset berbasis data atau evidence-based policy, peningkatan kapasitas ASN, serta pengabdian kepada masyarakat.

Siska menekankan bahwa keterlibatan masyarakat diperlukan dalam proses pembangunan, terutama dalam merumuskan kebutuhan dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.