Nurdin menilai bahwa kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan lembaga internasional seperti TMP UK dan ASRA merupakan kunci dalam menemukan solusi terhadap permasalahan lingkungan.

“Kemitraan ini adalah langkah nyata untuk melindungi keanekaragaman hayati dengan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan sinergi global,” ujarnya.

“Kolaborasi ini membuktikan bahwa tantangan global dapat diatasi dengan sinergi kuat antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan keterlibatan masyarakat,” tambah Nurdin.

Dalam sesi utama lokakarya, Ivana Ema Pavkova, perwakilan dari TMP UK, menjelaskan peran TMP dalam menganalisis isu-isu lingkungan, sosial, dan keamanan yang terkait dengan perubahan iklim jangka pendek.

Ivana mengatakan bahwa banyak data penting mengenai perubahan iklim yang belum tersedia, terutama data yang dapat memproyeksikan kondisi lingkungan dalam 6-10 tahun ke depan.