"Biarkanlah putra-putra terbaik bangsa Indonesia sendiri yang menjadi Presiden Indonesia," ucapnya.
Umar menyebut, kemenangan Anies pada pertarungan politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta periode 2017-2022, bukan berkat dukungan kuat dari kelompok masyarakat, melainkan adanya permainan isu agama yang mendatangkan dukungan kepada Anies sehingga bisa mengantarkannya menduduki kursi gubernur.
"Karena kontestasi politik kemarin mendorong-dorong agama, memaksa-maksa agama kemudian melahirkan Anies Baswedan menjadi gubernur. Tetapi untuk menjadi presiden, jangan jugalah," ujarnya.
"Bangsa Indonesia ini terdiri dari bangsa-bangsa yang memang memiliki leluhur yang asli. Sulawesi memiliki leluhur, Papua memiliki leluhur, Kalimantan memiliki leluhur, Jawa memiliki leluhur, Sumatera memiliki leluhur. Leluhur-leluhur inilah menjadi putra bangsa asli yang harus diberikan kemenangan untuk memimpinnya."
"Anda boleh saja memiliki orang tua atau mengaku memiliki orang tua menjadi pahlawan di negara ini, tetapi untuk menjadi presiden sadar diri, jangan."
