Umar menampik dirinya telah berbuat rasis. Sebab katanya, ia tidak pernah menghina dan merendahkan suatu suku. Dia juga menyebut kedudukannya sebagai Ketua Garuda Pancasila menjamin tidak akan melakukan tindakan yang berlawanan dengan Pancasila.
Sebagai informasi, organisasi Garuda Pancasila merupakan bagian dari relawan pemenangan calon presiden jagoan PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo yang dibentuk Umar Bonte cs.
"Kita ini berbeda-beda suku, bangsa, bahasa, tapi kita satu. Itu tidak bisa dikaji-kaji lagi. Mau kaji apanya, tetapi bahwa pilihan saya misalnya harus memilih A dan si B dan saya tidak memilih Anies, masa saya salah. Apakah saya tidak memilih dia, saya identitas kan itu nggak," katanya.
Pengamat politik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Muhammad Najib Husain menjelaskan, perdebatan berkaitan isu rasisme ataupun politik identitas seperti sekarang ini kerap timbul di masa jelang tahun politik. Kondisi serupa ungkap Najib, terjadi pula pada Pemilu 2019 lalu. Para pendukung kandidat melakukan kampanye hitam untuk berupaya saling menjatuhkan, baik melalui isu politik identitas maupun isu lainnya.
Kata Najib, kampanye hitam berupa politik identitas lebih mudah diterima, mengingat karakter masyarakat di seluruh wilayah Indonesia mayoritas masih tergolong pemilih tradisional.
