Jumlah umat Islam di China diperkirakan mencapai 20 juta jiwa dan berasal dari berbagai kelompok etnis minoritas, seperti Hui, Salar, dan Uighur.
Baca Juga: Setelah 88 Tahun, Masjid Hagia Sophia Turki Kini Gelar Salat Tarawih
Sebelumnya dilansir dari Republika.co.id, di tahun 2021 aturan yang membatasi umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa selama Ramadhan di wilayah otonomi etnis Uighur di Xinjiang, China (XUAR), telah dikurangi dalam beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, menurut pihak berwenang banyak warga yang masih menahan diri untuk melakukannya, menunjukkan adanya kekhawatir mereka akan dinilai sebagai ekstremis dan ditangkap.
Baca Juga: Begini Kondisi Muslim Ukraina saat Bulan Ramadan di Tengah Perang, Saling Berbagi Roti
