Selain UMKM, kata Zailin, perusahaan properti juga menjadi faktor utama dalam peningkatan investasi. Sejak tahun 2018, perusahan ini mulai memberi kontribusi terhadap peningkatan investasi di daerah.

Tercatat, nilai investasi sejak tahun 2018 terbilang sangat tinggi dan melampau target yang telah ditentukan.

Baca Juga: Pelatihan BLK Ditutup, Wakil Bupati Konsel: Peserta Harus Keluar dari Zona Nyaman

Dimana, Pemda menargetkan  investasi tahun 2018 sebesar Rp 10 miliar, namun capaiannya melampaui target dengan nominal Rp 31 miliar lebih.  

"Jadi selain UMKM, perusahaan yang bergerak di bidang properti juga sangat mendongkrak nilai investasi di Mubar," tuturnya.