Sementara tahun 2019, Pemda Mubar menargetkan Rp 15 miliar namun capaiannya hanya Rp 27 miliar. Meski melampaui target, namun capaian itu  menurun dibanding tahun 2018.

Kemudian tahun 2020, nilai investasi di Mubar menurun drastis dan tidak mampu mencapai target. Pemda Mubar menargetkan nilai investasi Rp 20 miliar sentara capaiannya hanya Rp 16 milyar lebih.

"Ini karena dampak pandemi, sehingga target tidak mencapai dan ini kita anggap wajar," terangnya.

Saat ini, DPM PTSP Mubar terus menggenjot nilai investasi dan berusaha bangkit dari keterpurukan dari Pandemi COVID-19, salah satunya dengan meluncurkan program "Sapa Kampung".

Program ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus izin berusaha. Khususnya masyarakat awam yang tidak paham dengan masalah izin berusaha.