KENDARI, TELISIK.ID - Ummusshabri Kendari menjadi sekolah yayasan Islam satu-satunya yang berbasis Internasional di Indonesia bagian Timur dan Tengah, terutama di Sulawesi Tenggara.
Hal tersebut disampaikan Kepala Yayasan Ummusshabri Kendari, Dr. Supriyanto saat ditemui pada Sabtu (27/7/2024). Menurutnya, sekolah yang dipimpinnya memiliki empat jenjang pendidikan yang terdiri dari TK, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Supriyanto mengatakan, setiap tahunnya peminat siswa baru di Ummusshabri sangat banyak, namun pihak sekolah membatasi kuotanya. Untuk tingkat TK kuota yang diterima sebanyak 100 orang, MI sebanyak 150, MTs sebanyak 200, dan MA sebanyak 100 orang.
Ummusshabri juga menerapkan sistem cambridge di tingkat MTs dan MA, namun hanya tersedia 1 kelas dengan kuota 25 orang. Karena peminatnya sangat banyak, maka untuk masuk di kelas tersebut harus melalui proses assesment yang materi dan instrumen seleksinya langsung dari Negara Inggris.
Pihak yayasan, kepala sekolah, maupun pengurus yayasan tidak mengetahui siapa saja yang dapat lolos di kelas cambridge dan hasilnya tidak dapat diubah oleh pihak sekolah. Hal ini karena datanya sudah terpantau secara internasional.
