“Tidak bisa hanya pandai saja tapi di hatinya tidak ada nurani. Saya merasa senang sekali semakin hari calon-calon sebetulnya kalau dilihat sudah penuh dengan gelar, pertanyaannya, nuraninya dapatkah menjawab keilmuan dia, yang harus digunakan bagi kemaslahatan rakyat?,” urainya.

Kata Megawati, Pilkada menjadi momentum bagi partai untuk menggembleng pasangan calon agar benar-benar hadir sebagai pemimpin yang memiliki pandangan luas keluar, visioner bisa menganalisa apa yang akan dikerjakan apa yang bisa dibuktikan.

"Sebagai pemimpin harus memiliki beberapa hal antara lain patriotisme, nasionalisme atau kebangsaan dan dedikasi,” ingatnya

Megawati kemudian mendorong para calon kepala daerah untuk selalu dekat dengan rakyat dan mendengarkan aspirasi serta keluhan mereka. Dengan demikian, dia yakin para Cakada akan terpilih.

“Pemimpin yang dipilih itu yang dicintai oleh rakyat, segala cara pasti dia akan dipilih. Tapi kalau tidak benar apa boleh buat. Maka belajarlah banyak-banyak, pimpin rakyat dengan kecintaan,” pungkasnya.