Workshop kewirausahaan yang di selenggarakan oleh Program Studi Farmasi UMW Kendari. Foto: Andi Irna Fitriani/Telisik

 

"Kalaupun sudah ada fashion-nya sebagai entrepreneur, ini lebih dikembangkan lagi strateginya, khusus untuk mahasiswa Farmasi ini karena mereka dari hasil riset itu menghasilkan beberapa produk-produk alam, kosmetik dan lain sebagainya dan ini adalah bahan alam yang belum dieksplor, belum ada penjualan dan brand-nya, sehingga berpotensi untuk arahnya ke sana," ujarnya.

Sementara itu, Dr. Asraf Yunus selaku pembicara dalam kegiatan tersebut mengatakan, klasifikasi risiko kegiatan usaha terbagi menjadi empat tingkatan.

Baca Juga: Sulkarnain Minta Masalah SMPN 10 Kendari Tidak Diperpanjang, Wa Ode Nurhafiah Tidak Salah

"Ada kegiatan usaha dengan tingkat risiko rendah, tingkat risiko menengah rendah, tingkat risiko menengah tinggi dan yang terakhir tingkat risiko tinggi," sebutnya.