Wakil Rektor I Bidang Akademik UMW Kendari, Dr. Erwin Aziz Djayadipraja, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam mengembangkan sistem pembelajaran dan penilaian kompetensi mahasiswa.

Menurut dia, pendidikan Teknologi Laboratorium Medis membutuhkan metode evaluasi yang dapat mengukur kemampuan mahasiswa secara terstruktur, termasuk keterampilan praktik yang diperlukan dalam lingkungan kerja.

“Peningkatan kompetensi dosen perlu diikuti dengan penguatan metode penilaian agar kemampuan mahasiswa dapat diukur secara lebih terarah. Melalui pelatihan ini, kami berharap para dosen mampu menerapkan OSCE sesuai capaian pembelajaran dan kebutuhan kompetensi lulusan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Ia menambahkan, penyelarasan metode evaluasi antarinstitusi dapat membantu meningkatkan kualitas proses pendidikan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memahami materi secara teoretis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan bidang Teknologi Laboratorium Medis.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UMW Kendari, Titi Purnama, S.Si., M.Kes., yang bertindak sebagai pengarah kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi dosen untuk memperkuat pemahaman mengenai penerapan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dalam pendidikan tenaga laboratorium medis.