YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Pengelolaan energi listrik menjadi salah satu hal penting untuk konsisten mengurangi krisis pemanasan global, khususnya bagi kalangan universitas yang pada umumnya menggunakan energi listrik yang cukup besar.

Namun, di saat pandemi COVID-19 seperti saat ini, beberapa universitas di Yogyakarta memutuskan untuk mengurangi pertemuan tatap muka dan diganti dengan aktivitas online. Sehingga mempengaruhi penggunaan energi listrik.

Hal inipun dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) untuk mengupayakan pengelolaan energi secara efisien dan efektif di masa pandemi COVID-19 melalui aktivitas kuliah daring yang sudah dilaksanakan sejak Maret 2020 lalu

Rektor UMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP, IPM, mengatakan, sejak berlakunya masa darurat COVID-19 UMY mencoba membuat skenario hybrid learning.

"Selain itu juga karena aktivitas ini online dan tidak melibatkan ruang kelas, maka upaya yang kami lakukan adalah substitusi sumber energi, pengelolaan fokus pada peralatan, dengan membuat skema terkecil sekalipun yang dilakukan, yaitu mematikan lampu di toilet jika tidak digunakan, pengaturan suhu ruangan ber-AC maksimal 22 derajat celcius," kata Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP, IPM, Rabu (10/6/2020).