Ia menyebut, dalam proses tersebut ada evaluasi dilaksanakan guna mengukur kemampuan siswa pada sub pokok bahasan tertentu, dan akan diterapkan di setiap tingkat satuan pendidikan.

"Tetap akan ada proses evaluasi itu, paling tidak ada penugasan atau ada treatment dari satuan pendidikan supaya proses mereka bisa terukur," ujar Suriyadi.

Sedangkan hasil evaluasi nantinya akan dijadikan patron untuk menentukan bahwa siswa-siswi ini kemampuan akademiknya meningkat atau menurun, tetapi bukan sebagai salah satu tolak ukur untuk lulus dan tidak lulusnya.

"Namun jika hasilya menurun, maka guru melakukan remedial lagi di sub pokok bahasan tertentu yang belum dikuasai siswa," tutupnya. (B)

Reporter: Muh. Surya Putra