Pasalnya, dalam undian ulang, ada tim yang mendapatkan keuntungan dan kerugian. Ceferin pun mengakui kesalahan tersebut, dan menegaskan bahwa mereka akan bertanggung jawab serta belajar dari kesalahan itu.

"Ada yang salah dengan perangkat lunaknya," kata Ceferin dilansir dari Footbal Espana, Jumat (17/12/2021).

"UEFA menghubungi penyedia perangkat lunak dan diputuskan bahwa kami harus mengulangi pengundian secara penuh karena kami tidak tahu persis kapan kesalahan itu terjadi," jelasnya.

Lebih lanjut, Ceferin berjanji UEFA akan mengurangi penggunaan teknologi berlebih untuk mengurangi kesalahan.

Ceferin mengaku ada tim yang merasa kesal dengan hasil undian ulang, tetapi ia menilai saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan dampak dari kesalahan tersebut.