"Keputusan kami transparan. Terlalu dini membicarakan konsekuensinya. Kami telah belajar. Jelas, ini adalah kegagalan UEFA. Kami bergantung pada teknologi dan mungkin kami harus mengurangi ketergantungan tersebut," tuturnya.
Baca Juga: Sudah 12 Kali Bertemu, Rekor Timnas Indonesia vs Malaysia Imbang
"Kesalahan itu sangat disayangkan. Kegagalan ini terjadi. Itu bukan kesalahan manusia, tetapi sistem," tambahnya.
Terlepas dari itu semua, kini semua tim sudah mengetahui siapa yang akan mereka hadapi di babak 16 besar Liga Champions 2021-2022.
Terdapat beberapa laga menarik yang terjadi di babak tersebut, seperti Real Madrid berjumpa Paris Saint-Germain (PSG), Manchester United kontra Atletico Madrid, dan Inter Milan vs Liverpool.
