Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi tengah berada di Jenewa untuk menghadiri pertemuan Hak Asasi Manusia (HAM) WHO. Di sana Retno akan hadir dalam pertemuan global refugees, dengan salah satu isu yang diangkat adalah masalah Palestina dan Rohingya.
Baca Juga: Ratusan Pengungsi Rohingya Kembali Mendarat di Aceh
United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) meminta semua pengungsi etnis Rohingya di Aceh ditempatkan di satu tempat penampungan. Protection Associate UNHCR Indonesia, Faisal Rahman mengatakan, opsi tersebut muncul saat UNHCR melakukan rapat koordinasi terkait penanganan Rohingya dengan Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dan sejumlah bupati/wali kota yang menampung warga etnis Rohingya.
“Ada beberapa opsi yang disampaikan Pj gubernur. Kini sedang diusahakan untuk mencari tempat. Jadi salah satunya melihat lahan di Aceh Tamiang dan Gayo Lues. Tapi ini baru sebatas opsi sementara, perlu kita lihat dulu seperti apa,” kata Faisal, Selasa (12/12/2023), dilansir dari Republika.go.id.
Wacana untuk menempatkan Rohingya di satu lokasi merupakan semangat bersama antara pemerintah daerah dan UNCHR untuk memperkecil sebaran titik penampungan Rohingya di Aceh agar tersentral sehingga memudahkan penanganan.
