"Itu adalah pengkhianatan terhadap Yerusalem, Al-Aqsa dan perjuangan Palestina," kata Abu Rudeineh, Jubir Presiden Palestina Mahmoud Abbas seperti dikutip dari Liputan6.com.
Pemimpin Palestina menganggap langkah ini menghancurkan inisiatif perdamaian Arab dan resolusi KTT Arab dan Islam, dan legitimasi internasional, dan sebagai agresi terhadap rakyat Palestina dan pengabaian hak dan kesucian Palestina.
"Normalisasi adalah tusukan dari belakang perjuangan Palestina dan itu hanya mendukung Israel" ujar Fauzi Barhoum, Jubir Kelompok HAMAS.(C)
Reporter: Marwan Azis
Editor: Haerani Hambali
