Baca Juga: Unik: Anjing di China Raup Rp 21 Juta dari Mengumpulkan Botol Plastik Bekas
Uni Eropa turut menambahkan nama baru dari pihak Palestina, yaitu sepuluh anggota biro politik Hamas yang akan dijatuhi larangan bepergian dan pembekuan aset.
Langkah ini menggambarkan upaya UE untuk menyeimbangkan tekanan terhadap Israel sekaligus membatasi peran kelompok yang dianggap mengancam keamanan kawasan.
Agar kebijakan baru ini bisa berlaku, diperlukan persetujuan mayoritas dari Dewan Uni Eropa. Apabila disetujui, maka aturan akan resmi diterapkan 30 hari setelah pemberitahuan dikirimkan kepada Dewan Asosiasi UE-Israel.
Dengan skema tersebut, peta perdagangan dan dinamika politik antara Uni Eropa dan Israel diperkirakan akan memasuki babak baru yang lebih tegang, seiring sorotan tajam terhadap konflik Gaza yang masih berlanjut. (SHN)
