Baca Juga: Unik dan Mengundang Tawa, Deretan Nama-Nama Aneh di Dunia
Namun, penjaga kebun binatang yang merawat Gen-chan merasa ada sesuatu yang janggal. Mereka tidak melihat perilaku khas kuda nil jantan pada Gen-chan.
Tidak seperti kuda nil jantan lainnya, ia tidak mencipratkan kotoran saat buang air besar dengan menggerakkan ekornya seperti baling-baling untuk menandai wilayahnya.
Gen-chan juga tidak menunjukkan perilaku merayu betina. Namun, para penjaga kebun binatang tidak dapat memeriksa alat kelaminnya secara visual karena berisiko tinggi mengingat hewan ini berpotensi agresif.
Tak lama kemudian, Kebun Binatang Osaka Tennoji pun melakukan tes DNA untuk memastikan jenis kelamin hewan tersebut.
