Dikutip Inews.id, hal ini terjadi bukan tanpa sebab, Danau Natron memiliki kandungan-kandungan tertentu. Danau Natron sendiri memiliki PH setinggi 10.5, mengutip dari dw.com, pH netral normal air hanya 7.
PH yang begitu tinggi tak terlepas dari berbagai kandungan seperti mineral, terutama natrium karbonat dan garam. Ini merupakan hasil proses vulkanik yang mengalir ke danau dari bukit sekitar. Tak jauh dari Danau Natron terdapat gunung berapi aktif bernama Ol Doinyo Lengai.
Baca Juga: Unik, Perumahan di Negara Ini Disewakan hanya Rp 15.000 Pertahun
Memiliki pH tinggi hingga mencapai 10.5, adanya natrium karbonat, dan juga dekahidrat membuat air di Danau Natron mampu mengeraskan sesuatu. Ketika hewan berubah menjadi batu atau patung tak perlu heran, mayat hewan tersebut diawetkan oleh mineral natrium karbonat dan garam yang terkandung di danau itu.
"Air danau mengandung kadar soda dan garam yang sangat tinggi. Begitu tinggi sehingga dapat melunturkan tinta kotak film saya dalam beberapa detik. Campuran soda dan garam menyebabkan makhluk hidup mengeras karena kapur, terawetkan sempurna begitu mereka kering," ungkapnya.
