KUSKOY, TELISIK.ID - Sebagai makhluk sosial, komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi manusia. Ada berbagai macam bahasa yang digunakan di setiap negara, dari yang kalimatnya mudah hingga yang sulit diucapkan.

Namun, di daerah Turki Utara ini tepatnya di Desa Kuskoy, memiliki cara unik untuk berkomunikasi. Mereka tidak menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan siulan saat berkomunikasi.

Mengutip indozone.id, bahasa ini disebut sebagai kus dili atau dikenal sebagai bahasa burung, karena mirip siulan burung. Dengan bahasa ini, warga di Desa Kuskoy bisa saling berkomunikasi dari jarak jauh, tanpa menggunakan kata-kata atau bahkan gadget canggih.

Seorang wanita di desa tersebut, Muazzez Kocek mengatakan bahwa dia bisa menggunakan berbagai variasi siulan tinggi rendah untuk menghasilkan berbagai kalimat.

Muazzez sudah menggunakan kus dili sejak dia masih kecil, sehingga begitu fasih. Ia juga adalah tukang siul yang paling jago di desanya.