Selain berpuasa, JAKIM juga mengeluarkan panduan ibadah lain seperti salat dan berwudhu. Untuk salat, waktunya juga ditentukan berdasarkan zona waktu lokasi pemberangkatan.
Baca Juga: 5 Masalah Kesehatan Ini Rentan Terjadi Saat Puasa
Selain itu, JAKIM juga memperbolehkan astronot menjamak dan mengqashar salat. Soal gerakan, astronot diizinkan solat seperti biasa dalam posisi berdiri.
Akan tetapi jika tidak dimungkinkan, astronot bisa melakukannya dengan duduk dan berbaring. Saat berbaring, kedipan mata bisa digunakan sebagai indikator pergantian rakaat. Astronot juga dapat menghadap ke beberapa arah dengan prioritas tetap mengarah ke Ka'bah. (C)
Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan
