Udara dingin dari kedalaman gua naik ke atas melalui terowongan alami, didorong oleh aliran air bawah tanah dan ventilasi karst yang sempurna.
Suhu angin yang keluar dari gua tetap sekitar 20 derajat Celsius sepanjang tahun, membuatnya dijuluki "natural air conditioner" oleh penduduk setempat.
Para ahli geologi dari Universitas Chongqing menyatakan bahwa gua ini adalah bagian dari jaringan karst yang lebih besar, mirip dengan sinkhole raksasa di Guangxi, di mana angin dan kabut sering terbentuk karena evaporasi sungai bawah tanah.
"Ini seperti sistem cuaca mini di dalam bumi," jelas Prof. Zhang Wei, peneliti utama.
Meskipun kecepatan angin spesifik tidak disebutkan, hembusannya cukup kuat untuk membuat pengunjung harus berpegangan atau berjuang untuk maju, seperti yang terlihat dalam rekaman video di mana para wanita tertawa sambil condong ke depan melawan angin sebelum akhirnya berhasil melewati pintu masuk.
